Ini Hubungan Alquran dan Sains

Posted by admin - 16 Mei 2017 - Berita, Ilmu Al Quran dan Tafsir, Sains dan Teknologi - No Comments

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Alquran merupakan kalam Allah yang merangkum berbagai macam ilmu dan berfungsi sebagai petunjuk bagi umat manusia sampai akhir zaman. Kandungan di dalam Alquran dinilai bisa menjadi dasar dan petunjuk para ilmuan Muslim untuk menemukan pengetahuan baru.

“Saya ingatkan di dalam Alquran ada 800 Ayat yang berbicara lebih spesifik dengan redaksional alam,” kata Dosen Fisika sekaligus penulis buku Ayat-ayat Semesta, Dr. Agus Purwanto kepada Republika.co.id saat Seminar Dakwah bertema Alquran dan Sains Modern di Gedung Rabithah Alawiyah, Jakarta Selatan, Sabtu (13/5).

Ia menjelaskan, 800 ayat-ayat di dalam Alquran tersebut mempunyai pesan-pesan khusus. Saat manusia menjalankan pesan-pesan khusus tersebut, artinya manusia tersebut sedang menjalani jalan sainstek.

Menurutnya, sains ibarat sebuah produk. Jadi sains bisa dibangun tanpa Alquran, bisa juga dibangun dengan Alquran sebagai panduan dan petunjuknya. Ilustrasinya, orang yang merakit mesin sepeda motor. Orang tersebut bisa menggunakan buku manual untuk petunjuk merakitnya, tapi bisa juga tidak memakainya.

“Alquran itu ibarat buku manual, orang bisa pakai, bisa tidak, Alquran itu mirip seperti itu, ilustrasi saya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tentu yang menggunakan buku manual sebagai petunjuk akan lebih baik dan tingkat kesalahannya kecil. Beda halnya dengan orang yang tidak menggunakan buku panduan, mereka bisa salah karena lupa tapi bisa juga benar.

Sebagai contoh hubungan Alquran dengan sains sehingga Alquran bisa dijadikan dasar penelitian sains. Dr. Agus menjelaskan salah satu contohnya, pada Surat Al-Insan (76) Ayat 17 disebutkan, dan di sana (surga) mereka diberi segelas minuman bercampur jahe. Maka, tugas manusia adalah mencari tahu tentang kelebihan dan fungsi jahe dibanding tanaman lain.

“Pertanyaannya adalah apa kelebihan jahe dibanding yang lain sehingga Allah memilih jahe sebagai minuman penghuni surga, logika dasarnya setiap sesuatu yang dipilih pasti ada keutamaan,” jelasnya.

Sumber: Republika

No comments

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

AWSOM Powered