Category: Rakernas

Habib Zen: Moral Generasi Now Sudah Menurun Drastis

Posted by admin - 8 Desember 2017 - Berita, Rakernas
2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Organisasi pencatat keturunan Nabi Muhammad SAW di Indonesia, Rabithah Alawiyah menggelar Rapat Kerja Nasioonal (Rakernas) selama tiga hari di Jakarta sejak Jumat (24/11) kemarin. Ketua Umum RA, Habib Zen bin Umar Smith mengatakan, rakernas ini merupakan suatu amanat mempertajam program-program yang disepakati dalam Muktamar Rabithah Alawiyah.

Habib Zen mengatakan, bahwa pada zaman ini moral generasi muda sudah menurun drastis, sehingga Rabithah Alawiyah menjadikan program dakwah sebagai ujung tombak untuk membangun bangsa ini ke depan. “Dakwah saat ini menjadi ujung tombak kegiatan, karena masalah akhlak, masalah moral saat ini menjadi bagian yang sangat penting untuk kita fokus,” ujarnya saat ditemui Republika.co.id dalam kegiatan Rakernas ini.

Menurut dia, kegiatan dakwah untuk membina generasi muda atau generasi milenial saat ini juga sudah mulai berkurang dibandingkan dulu. Karena itu, ke depannya Rabithah Alawiyah akan memanfaatkan kemajuan teknologi dalam berdakwah, sehingga dapat membina generasi milenial.

“Karena segmennya pada generasi muda, kita harus memanfaatkan apapun dalam sisi teknologi untuk menunjang dakwah. Di antaranya memanfaatkan media sosial, yang ini kita gunakan untuk menunjang dakwah,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Dewan Penasehat Rabithah Alawiyah, Fadel Muhammad. Menurut dia, dengan melihat realita saat ini, dakwah yang memang harus dikembangkan saat ini adalah dakwah melalui media sosial. Dakwah yang dikembangkan sekarang adalah dakwah melalu media sosial. “Itu yang terbaik,” katanya.

Di samping itu, Rabithah Alawiyah juga akan tetap mengambil peran untuk mengembangkan kegiatan sosial kemasyarakatan. Menurut dia, kegiatan sosial ini sudah diwariskan secara turun temurun dalam organisasi Rabithah Alawiyah.

“Selanjutnya adalah pendidikan. Hampir semua kelompok selalu akan memajukan pendidikan. Ketiga hal itu merupakan program pokok dari Rabithah saat ini,” ujarnya.

Sumber: Republika

Rakernas Rabithah Alawiyah 2017

Posted by admin - 4 Desember 2017 - Berita, Rakernas
0

    Alhamdulillah, Rapat Kerja Pengurus Rabithah Alawiyah (Rakernas) telah diadakan pada 24 – 26 November 2017 di Crowne Plaza Hotel Jakarta. Rakernas kali ini dihadiri 44 DPC dengan mengusung tema “Meningkatkan Peran dan Fungsi Pengurus Dalam Pemberdayaan Organisasi”.

    Selama tiga hari agenda yang diadakan antara lain Pembukaan hari pertama yang dihadiri Habib Fadhel Muhammad Alhaddar. Hari kedua acara dimulai dengan Spirit Alawiyin oleh ESQ. Pada kesempatan kali ini Rabithah Alawiyah bekerjasama dengan Tim ESQ untuk memberikan motivasi kepada peserta Rakernas sekaligus membangkitkan semangat berorganisasi.

    Acara dilanjutkan dengan Talk Show bersama empat tokoh Alawiyin, yaitu: Marsekal Madya TNI M. Syaugi Alaydrus, S. Sos., M.M., (Kepala Badan SAR Nasional), Kombes Pol. Dr. Umar Shahab (Kabid Dokkes Polda Metro Jaya), Laksamana Pertama M. Richad Baagil S.H. (Komandan LANTAMAL III) dan Prof. Dr. Ir. M. Anis Shahab M. Met (Rektor UI).

    Setelah rehat salat dan makan siang acara selanjutnya adalah Pelaksanaan Program Kerja DPP & Launching Aplikasi Rabithah Alawiyah. Dilanjutkan Sharing Session dari DPC Pekalongan, DPW Jatim, DPC Samarinda dan DPC Pidie & Pidie Raya.

    Hari terakhir acara diisi oleh Maktab Daimi, Evaluasi dan Rekomendasi Rakernas serta Penandatanganan Komitmen Bersama.

    DPP Rabithah Alawiyah mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dan mendukung suksesnya Rakernas serta kepada para tamu undangan yang berkenan hadir pada Rakernas Rabithah Alawiyah 2017. Semoga Rabithah Alawiyah menjadi wadah organisasi yang lebih bermanfaat untuk umat dan negara.

    Rabithah Alawiyah akan Turut Mengentaskan Kemiskinan

    Posted by admin - 28 November 2017 - Berita, Rakernas
    2

     

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Organisasi pencatat keturunan Nabi Muhammad SAW di Indonesia, Rabithah Alawiyah menggelar Rapat Kerja Nasioonal (Rakernas) selama tiga hari di Jakarta sejak Jumat (24/11) kemarin. Salah satu hasil dari Rakernas ini, Rabithah Alawiyah akan turut mengentaskan kemiskinan di Indonesia.

    Rakernas ini ditutup Ketua Dewab Syuro Rabithah Alawiyah, Habib Muhsin Alhamid pada Ahad (26/11). Ketua Umum Rabithah Alawiyah, Habib Zen bin Smith mengatakan, dari hasil Rakernas ini setidaknya menghasilkan lima rekomendasi yang lebih banyak ditujukan pada internal organisasi, baik dalam bidang keagamaan, pendidikan, sosial, maupun ekonomi.

    “Rekomendasinya ada lima poin. Cuma intinya lebih banyak pada peningkatan organisasi internal,” ujarnya kepada Republika.co.id, Ahad (26/11).

    Ia menjelaskan, dalam rekomendasi tersebut pertama menyangkut tentang penguatan dakwah. Menurut dia, penguatan dakwah ini harus dilakukan oleh pengurus yang ada di berbagai wilayah Indonesia. “Jadi intinya minta di setiap cabang lebih berperan aktif dalam daerah masing-masing. Karena setiap pengurus di cabang itu sering dijadikan rujukan di lingkungannya,” ucapnya.

    Kedua, lanjut dia, ke depannya juga akan dilakukan peningkatan teknologi digital, sehingga komunikasi antara pergurus daerah pengurus pusat bisa lebih cepat dan efesien. Karena, menurut dia, di zaman sekarang ini kecepatan dalam komunikasi sangat penting untuk merespon permasalahan dan kebutuhan masyarakat.

    Rekomendasi ketiga, menurut dia, Rabithah Alawiyah juga akan fokus mengurus dan memperkuat bidang pendidikan. Salah satunya yaitu dengan cara mengubah mindset pengurus, sehingga para pengurus bisa lebih berperan dalam berbagai bidang dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

    Keempat, Rabithah Alawiyah juga akan turut berperan dalam mengentaskan kemiskinan di masyarakat. Menurut dia, dalam bidang ekonomi ini Rabithah Alawiyah akan ikut membantu meningkatkan program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan.

    Ia menjelaskan, saat ini Rabithah Alawiyah telah membantu dengan memberikan modal pada pengusaha kecil UMKM. Bahkan, Rabithah juga membantu dalam memasarkan produk-produk mereka dengan memanfaatkan teknologi digital.

    “Terakhir akan ada program-program bersama seperti pengobatan-pengobatan pada kaum dhuafa, akan bekerjasama dengan BPJS. Di mana premi-premi BPJS- nya itu ditaggung Rabithah dan ini menjadi program nasional juga. Jadi bersama-bersama pemerintah juga,” katanya.
    Dengan Rakernas ini, Habib Zein berharap bisa membuat pengurus Rabithah menjadi solid lagi, sehingga dapat membangun gerakan bersama dalam membangun masyarakat, khususnya umat Islam.

    Sumber: Republika

    AWSOM Powered