Category: Tak Berkategori

Kursus Bahasa Arab Untuk Pemula

Posted by admin - 26 September 2014 - Tak Berkategori
1
Kursus Bahasa Arab

Memuliakan Perempuan

Posted by admin - 6 Desember 2012 - Aqidah, Tak Berkategori
5
Muslimah

Potret kehormatan tertinggi terhadap perempuan tumbuh setelah diutusnya Rasulullah SAW.

Jauh sebelum itu, zaman yang kita kenal sebagai zaman Arab Jahiliyah, menganggap bahwa perempuan tidak lebih dari makhluk yang dapat diperjualbelikan, dicerai kapan saja suaminya menginginkan, tidak mendapat warisan dan bahkan hanya sebagai makhluk yang berkewajiban melayani nafsu lelaki hidung belang hingga terpuaskan.

Kondisi mengenaskan juga terjadi pada wanita sejak zaman Yunani kuno di mana perempuan hanya dipandang sebagai fasilitas kenikmatan seksual.

Juga pada peradaban Romawi, perempuan dapat diperjualbelikan. Sedangkan peradaban India menganggap bahwa perempuan adalah makhluk najis karena mereka tidak berhak hidup jika suaminya meninggal dunia.

Dari keempat peradaban tentang wanita tersebut di atas, perspektif teologi pun turut memberikan sumbangsihnya dalam memandang perempuan. Sekiranya terdapat empat faktor yang berpotensi menjadi sebab penting dalam memengaruhi pembentukan anggapan stereotip terhadap perempuan.

Pertama, anggapan bahwa perempuan tercipta sebagai pelengkap Adam. Kedua, tempat di mana manusia diciptakan (surga) telah melahirkan pelbagai mitos yang merendahkan perempuan.

Ketiga, anggapan perempuan tercipta dari tulang rusuk laki-laki menjadikan posisi wanita lebih rendah dari laki-laki. Keempat, anggapan bahwa godaan perempuanlah yang menyebabkan Adam dan Hawa terusir dari surga.

Beragam kondisi dan anggapan yang dinilai kurang relevan karena seolah merendahkan martabat perempuan terhapuskan kala Rasulullah SAW diutus dan menganjurkan kaum lelaki untuk memuliakan para wanita—bahkan, salah satu surah Alquran dinamai An-Nisaa (para wanita) karena memuat beberapa syariat Allah dan keterkaitan hukum.

An-Nisa sendiri dibuka tentang penciptaan laki-laki dan perempuan (An-Nisa: 1), pemeliharaan harta anak yatim dan isyarat monogami demi kemaslahatan perempuan (An-Nisa: 2-3), pemberian mahar untuk perempuan (An-Nisa: 4), dan keseimbangan hak waris untuk lelaki juga perempuan (An-Nisa: 7).

Juga tentang hak istri untuk mendapatkan teguran dari suami jika ia nusyuz (An-Nisa: 34), kekhawatiran nusyuz dan hak wanita untuk mengadakan perdamaian dengan suaminya dan larangan agar suami tidak mencari kesalahan istri (An-Nisa: 128), serta kewaspadaan bagi kaum lelaki dalam mengambil keputusan berpoligami, sebab penegasan Allah ada kecenderungan bersikap tidak adil terhadap istri-istrinya (An-Nisa: 129).

Betapa luhurnya penghargaan Allah untuk perempuan hingga seluruh syariat-Nya termaktub rapi. Jika Allah dan Rasul-Nya memberikan penghormatan yang apresiatif terhadap partner lelaki ini, maka memuliakan perempuan yang sering dianggap second sex (makhluk kedua setelah lelaki), adalah suatu keharusan yang bukan sekedar penghormatan secara lahiriah saja.

Dalam konteks kekinian, penghormatan itu termasuk dalam menjaga hak seorang istri demi kelangsungan ranah keharmonisan rumah tangga. Jika kita kaitkan akhir-akhir ini dengan kasus seorang bupati yang menikahi gadis lalu dengan sekehendak hatinya menceraikan via pesan singkat. Tentu bukan hal demikian yang dianjurkan Islam.

Memuliakan perempuan berarti menaruh empati terhadap kebaikan dan penghidupan mereka sepenuhnya baik lingkup rumah tangga, sosial masyarakat, bahkan lingkup Negara—menjadikan mereka partner ibadah kepada Allah dengan tanpa keluar dari lingkup kodrati.

“Janganlah seorang mukmin membenci seorang mukminah, jika ia tidak suka satu tabiat/perangainya maka (bisa jadi) ia ridha (senang) dengan tabiat/perangainya yang lain.” (HR. Muslim).

Oleh: Ina Salma Febriani

Redaktur: Chairul Akhmad

Sumber: di sini

Mempetisi President of The U.S.

Posted by admin - 19 November 2012 - Tak Berkategori
2
Children

The picture above shows a Palestinian orphan sleeping beside his mother drawing. The kid misses his mother who became victim of Israel attack on Palestine.

This phenomenon depicts one of humanitarian impacts from Israel attack to Gaza. For decades, Israel has attacked Palestinians, especially those living in Gaza, causing death for thousand people anywhere in Gaza Strip. The exact amout of victims in Gaza is not clear as it keeps increasing. However, much more important than number, the impact of those tragedy for humanity is uncountable. A death of human being due to the attack could mean an abuse against right to life for him and losing everything for others.

People around the world has condemning this tragedy and put it as humanitarian issue rather than religious affair. Obviously, this is considered as one of the biggest crimes against humanitarian after World War II. However, political leaders who have authority to stop this attack seems not showing any willingness to solve the tragedy. Protests by people around the world have yet to end up to responding polices, in fact the keys for problem solving are laid in their hands.

This petition insist world political leaders, among others, Benjamin Netayahu (Israel Prime Minister), Barrack Obama (President of United States) and Ban Ki Moon (UN Secretary General) on stopping Israel attack to Gaza Street. Those leaders are holding key authority to stop the attack by their policies or actions.

Support this petition for stopping Israel attack to Gaza!

Save Gaza, Save humanity.

Untuk:
President of the U.S (President Barack Obama)
Prime Minister of Israel (Prime Minister Benyamin Netanyahu)
Prime Minister of Israel (Prime Minister Benyamin Netanyahu)
U.S. Ambassador to Indonesia (Ambassador Scot Marciel)
President of Republic of Indonesia (President Susilo Bambang Yudhoyono)
Minister for Foreign Affairs (Minister Marty Natalegawa)
Ambassador and Permanent Representative of the Republic of Indonesia to the United Nations (Mr. Rezlan Ishar Jenie)
Chairman (National Commission on Human Rights of Indonesia (Komnas HAM)) (Mr. Ifdhal Kasim)
Republic Indonesia Ambassador to the United States (H. E Mr. Dino Djalal)
United Nations Secretary General (Secretary General Ban Ki-moon)
United Nations Secretary General (Secretary General Ban Ki-Moon)
Please make policies and action to stop Israel attack to Gaza forever!

Salam,
[Nama Anda]

Maukah antum menandatanganinya juga? sila klik tautan

 

AWSOM Powered