Forum Pondok Pesantren (FPP) Kabupaten Cianjur gelar  muktamar ke-2 pondok pesantren dauroh ilmiyah di gedung pertemuan Badak Putih Kodim 0608 Cianjur selama dua hari, 29-30 Maret 2016 dengan peserta sebanyak 400 orang perwakilan dari pondok pesantren se-Kabupaten Cianjur. Hadir dalam acara pembukaan kegiatan tersebut Ketua Umum Rabithah Alawiyah, Bupati Cianjur, KaKemenag Cianjur, Kapolres Cianjur, Dandim 0608 Cianjur, Danyon Armed Cianjur, DPRD Cianjur, ketua MUI Cianjur, ketua FKDTCianjur, Ketua Nu Cianjur, pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Cianjur dan ormas Islam.

Mengkaji dan mempertajam ilmu ajaran agama Islam sesuai dengan Al-Quran dan as-sunnah wal jamaah merupakan tujuan dauroh ilmiyah ini digelar, demikian disampaikan ketua panitia K.H. Salahudin Al-Ayubi saat menyampaikan laporan panitia. Ditambahkan Salahudin, target yang ingin dicapai dalam dauroh ilmiyah ini adalah menanamkan dan membentengi da’wah Islam yang damai, santun dan berakhlakul karimah demi terwujudnya sosial agama, sosial negara dan sosial kemasyarakatan ditengah ancaman disintegrasi nasional oleh kelompok yang tidak bertanggungjawab, jelas Salahudin.

Sementara itu,  Kapolres Cianjur Asep Guntur Rahayu, memberikan apresiasi terhadap terlaksananya kegiatan dauroh ilmiyah ini dengan lancar dan tertib, diharapkan Kapolres Cianjur, kegiatan ini bisa menjadi suatu kajian ilmu yang mencerdaskan dan bisa menangkal paham-paham aliran sesat yang bisa merusak aqidah kita semuanya, tutur Kapolres Cianjur. Melalui kegiatan dauroh ilmiyah ini, pondok pesantren harus berdayaguna atau harus dirasakan manfaat keberadaannya oleh masyarakat, tandas Kapolres Cianjur.

Senada dengan Kapolres Cianjur, ketua MUI Kab. Cianjur yang diwakili Sekretaris Umum Ahmad Yani, mengatakan kegiatan dauroh ilmiyah ini bisa menjadi ukhuwah islamiyah dan bisa menangkal kasus-kasus pendangkalan aqidah melalui faham atau ajaran aliran sesat, imbuh Yani.

Ketua Rabithah Alawiyah Jakarta, Habib Zen Umar Smith mengatakan kegiatan ini penting untuk diselenggarakan karena kegiatan ini merupakan sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan majelis ilmu yang bermanfaat bagi masyarakat pada umumnya dan khususnya bagi para pondok pesantren, ungkapnya.

Terpisah, KaKemenag Cianjur H. Dadang Ramdani, diwakili Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, H. Kohar Abdul Ajij mengapresiasi kegiatan dauroh ilmiyah yang diselenggarakan forum pondok pesantren Kab.Cianjur dan dauroh ini bisa menghasilkan rekomendasi-rekomendasi positif bagi masyarakat Kabupaten Cianjur yang lebih berakhlakul karimah, tutur Kasi PD Pontren. Dan kegiatan ini harus diselenggarakan secara berkesinambungan baik tingkat provinsi atau tingkat nasional, pungkas Kasi PD Pontren.

Sumber: di sini