Kali ini kita akan mengupas sebuah ayat dalam firman Allah swt 

مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۗ وَمَنْ يُؤْمِنْ بِاللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُ ۚ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

Tidak ada sesuatu musibah yang menimpa (seseorang), kecuali dengan izin Allah; dan barangsiapa beriman kepada Allah, niscaya Allah akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS.At-Taghabun:11)

Ada beberapa poin penting yang dapat kita renungkan dari ayat di atas 

Pertama, ayat ini secara gamblang memberi pesan bahwa seluruh musibah, apakah itu musibah yang menimpa diri, harta, keluarga dan musibah apapun adalah ketentuan Allah swt

Semuanya terjadi atas dasar Ilmu dan Izin dari-Nya

Kedua, Allah menghubungkan antara petunjuk di dalam hati manusia dengan keimanan

Artinya seorang mukmin harus mempersiapkan keimanan untuk menghadapi segala musibah dalam hidupnya

Dengan beriman dan taat kepada syariat maka ia akan jauh dari sikap gelisah dan berkeluh kesah

Karena ia sadar bahwa kehidupan memang tak pernah lepas dari masalah

Ketiga, barangsiapa yang meyakini bahwa semua kesulitan, kesedihan atau musibah yang menimpanya adalah ketentuan Allah maka hatinya akan mendapat petunjuk untuk dapat pasrah dan tenang

Keempat, dari situlah kita dapat simpulkan bahwa rahasia dibalik kesabaran dan ketenangan seseorang dalam menghadapi musibah adalah keimanan yang kuat terhadap Allah swt

Karena ia yakin bahwa pilihan Allah pasti lebih baik dari pilihan dirinya sendiri

Dan hasil akhir dari orang yang beriman dan bersabar pasti akan indah !

Kelima, Allah menutup ayat ini dengan firman-Nya

وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu

Sebuah kalimat penutup yang begitu indah

Yang akan menambah ketenangan dan kemantapan di hati seorang mukmin bahwa semua ini terjadi atas Pengetahuan Allah swt. Dan Allah lebih tau apa yang menjadi maslahat bagi hamba-Nya