Adalah kemuliaan juga bagi umat Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam, bahwa hamba Allah SWT yang setiap pagi sore dan malam mengucapkan:

بِسۡمِ اللهِ الَّذِيۡ لَا يَضُرُّ مَعَ اسۡمِهِ شَيۡءٌ فِى اۡلاَرۡضِ وَلَا فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيۡعُ الۡعَلِيۡمُ

‘Dengan nama Allah yang bersama asma-Nya tidak ada sesuatu yang berbahaya di bumi maupun di langit, dan Dia adalah Maha Mende­ngar lagi Maha Mengetahui.’

Masing-masing tiga kali, tidak ada sesuatu yang membahayakannya dan ia pun tidak akan tertimpa musibah secara mendadak.” (Diriwayat­kan oleh Abu Dawiid dan lain-lain).

Juga merupakan kemuliaan bagi umat ini, bahwa orang yang setiap pagi dan petang mengucapkan:

اَعُوۡذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنۡ شَرِّ مَا خَلَقَ

“Aku berlindung kepada kalimat Allah yang sempurna dari kejahat­an makhluk ciptaan-Nya.

Tak ada apa pun yang berbahaya baginya.” (Diriwayatkan oleh ThabranI dan Turmudzi).

Bahkan menurut hadits lain yang diriwayatkan oleh Turmudzi me­nuturkan, bahwa orang yang mengucapkan kalimat tersebut tiga kali setiap pagi dan sore, tujuh puluh ribu malaikat mendoakan rahmat baginya. Dan jika meninggal dunia ia mati syahid.

Kemuliaan lainnya lagi bagi umat ini ialah, bahwa hamba Allah SWT yang di rumahnya ia membaca Surah Al-Fatihah dan ayat Kursi, pada hari itu ia terlindungi dari incaran jahat manusia dan jin.” (Diriwayat­kan oleh Ad-DailamI).

Demikian pula orang yang setiap pagi dan sore mengucapkan tiga kalimat:

رَضِيۡتُ بِاللهِ رَبًّا وَبِالۡاِسۡلَامِ دِيۡنًا وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا وَرَسُوۡلًا

“Aku ridha Allah sebagai Tuhan, Islam sebagai agama, dan Mu­hammad sebagai Nabi dan Rasul.”

Ia berhak mendapat keridaan pada Hari Kiamat. (Diketengahkan oleh Imam Ahmad dan lain-lain).

Orang pun akan merasa aman dari rasa takut apabila mengucap­kan kalimat:

حَسۡبِيَ اللهُ وَنِعۡمَ الۡوَكِيۡلُ

“Cukuplah bagiku Allah sebagai penolong dan Allah adalah Pelin­dung yang sebaik-baiknya.” (Diketengahkan oleh Abu Nu’aim).

Barangsiapa membaca sepuluh ayat berikut (yaitu awal Surah Al-Baqarah hingga kalimat al-muflihun, ayat Kursi dan dua ayat berikutnya serta tiga ayat pada akhir Surah Al-Baqarah), pada dini hari ia tidak didekati setan hingga sore harinya.

Jika pada sore hari itu ia membaca­nya juga, setan tidak mendekatinya hingga pagi hari, dan ia tidak akan melihat sesuatu yang tidak disukainya baik mengenai soal keluarganya maupun soal harta miliknya.” (Diriwayatkan oleh Al-Baihaqi).

Sumber : Terjemah Syaraf al-Ummah al-Muhammadiyyah Karya Sayid Muhammad bin Alawi al-Maliki al-Hassani